Pemerintah Bantah Satpam KJRI Hong Kong Pukuli Buruh Migran

9 Perempuan buruh migran Indonesia dikabarkan mendapat perlakuan kekerasan dari petugas keamanan KJRI di Hong Kong. Mereka dikabarkan dipukuli, disekap bahkan mendapat pelecehan seksual saat berunjuk rasa di Gedung Queen Elizabeth, Hong Kong.

“Tidak ada yang digebuki. Justru malah pendemo yang anarkis,” ujar Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan Badan hukum Indonesia (BHI), Teguh Wardoyo kepada detikcom, Minggu (8/9/2008).

Teguh pun menjelaskan kejadian yang sesungguhnya bahwa pendemo mendatangi Gedung Queen Elizabeth, Hong Kong saat Menakertrans Erman Suparno menemui buruh Indonesia di negara tersebut. Pendemo yang berusaha mendekati Erman, dihalangi oleh petugas keamanan Konjen RI hingga akhirnya mereka diminta untuk keluar gedung.

“Kalaupun ada yang berlaku seperti yang dituduhkan, pastinya KJRI juga ada aturannya untuk menindak lanjuti petugas keamanan tersebut. Tergantung derajat perlakuannya,” ujarnya.

Teguh menjelaskan selepas aksi suasana di Gedung Queen Elizabeth kembali kondusif. Seiring dengan usainya acara yang dihadiri Menakertrans, usai pula aksi demo yang dilakukan oleh para TKI di Hongkong ini.

~ by cheeriopard on September 7, 2008.

Leave a Reply