stop diskriminasi gender
Menyesalkah kamu menjadi seorang perempuan?
Bagi kebanyakan orang, perempuan itu dianggap lemah, tidak bisa apa-apa. Mungkin pola pikir seperti itu sudah tidak berlaku lagi di jaman seperti ini. Banyak perempuan yang bisa menjadi “lebih” dari laki-laki.
kita ambil contoh, Ibu, adalah seorang sosok perempuan yang perkasa, yang mengandung kita selama +/_ 9 bulan lamanya, hal itu tentu saja tidak bisa dilakukan oleh seorang laki-laki bukan? Ada beberapa tokoh perempuan di Indonesia misalnya saja Megawati yang mampu memimpin bangsa, padahal dia adalah seorang perempuan, serang istri dari suaminya dan seorang ibu pula, dengan berbagai status yang disandangnya mampu membuktikan bahwa seorang perempuan pun bisa menjadi pemimpin, bukan hanya laki-laki.
Pelacur sekalipun, dia adalah perempuan perkasa, yang harus rela banting tulang memberikan kepuasan seks bagi para lelaki hidung belang, para lelaki yang tidak menghargai perempuan, bahkan bisa dibilang tidak menghargai ibunya sebagai perempuan, sama seperti pelacur yang juga perempuan.
Kalau ditanya, kenapa perempuan mau menjadi pelacur? siapa sich yang mau hidupnya berakhir menjadi seorang pelacur? Tidak ada yang menginginkan itu, bahkan mungkin tidak pernah terlintas sedikitpun dalam pikiran perempuan bahwa suatu saat kelak hidupnya akan menjadi seorang pelacur. lalu kenapa pula harus perempuan yang disalahkan ketika dirinya menjadi pelacur? Bukankah laki-lakipun membutuhkan halusnya belaian perempuan? Mengapa laki-laki mengingkari apa yang menjadi tanggung jawabnya terhadap perempuan ketika perempuan terjerembab kedalam masalah yang disebabkan oleh laki-laki itu sendiri?
Sadarlah kaum laki-laki bahwa kamu sekalian bukanlah apa-apa tanpa adanya perempuan. Perempuan juga punya hati, bahkan lebih sensitif dari putri malu. Perempuan butuh disayangi, perempuan butuh dihargai dan yang paling utama adalah perempuan memiliki hak yang sama dengan laki-laki.
so, hargailah perempuan, berikan tempat yang paling istimewa dikehidupanmu, Stop diskriminasi gender. Perempuan bukanlah “pembantu”, perempaun bukanlah “kuli”, perempuan bukanlah “pelacur”.
Buat para perempuan, jangan menyesal jadi perempuan.
ada yang tidak setuju dengan saya?

setuju
animusparagnos said this on August 24, 2008 at 6:09 pm